Langsung ke konten utama

30 Hari Menulis Surat Cinta #4 : Kerimbunan yang Terasa Akrab

Untuk sebuah pohon yang menawarkan kerimbunan....




Hari ini berlalu lagi.

Terus berlalu dengan kejadian yang sama terus di ulang-ulang kembali.

Aku pun tetap melakukan hal yang sama setiap hari. Duduk di bawah rimbunya pohon jeruk nipis yang ditanam nenekku beberapa tahun yang lalu. Harus aku akui, meski buahnya kecil-kecil, tapi pohon jeruk nipis ini memiliki batang pohon yang besar, daun yang rimbun dan air perasan yang cukup banyak. Cukup banyak hingga ibuku bisa menggunakannya untuk mencuci ikan agar tidak berbau amis.

Aku menyukai pohon ini. Dahannya yang kokoh menawarkan aku untuk selalu duduk disana berjam-jam dengan sebuah buku di tangan.

Apa kau tidak merasa keberatan menampung bebanku di dahanmu?

Karena ketika aku di landa bad mood berkepanjangan, atau ketika hormonku saling bertubrukan dalam tubuhku, aku berayun-ayun di dahanmu hingga menyebabkan beberapa buah jeruk nipis yang masih putik jatuh berguguran.

Seharusnya aku tidak melakukan itu kan?

Berbuat jahat kepada pohon yang sudah menampung segala keinginanku untuk lari ketempat yang lebih jauh. Misalkan saja, lari ke swalayan dan menghabiskan uang untuk membeli ice cream di cuaca yang terik. Padahal itu tidak perlu aku lakukan, seandainya kau tetap berdiri kokoh di halaman belakang rumahku. Sudah seharusnya juga bagiku untuk menghargaimu sebagai sosok makhluk hidup yang bernyawa.

Sayangnya, kau bernyawa tidak untuk memelukku disaat aku sedih, melainkan menawarkan pangkuan seorang sahabat. Menawarkan kerimbunan yang membelai setiap helai rambutku dan memberikan aku tempat duduk untuk melepas keletihanku

Apa yang bisa aku tawarkan untuk membalas kebaikan itu?

Apa kau kesakitan saat benalu terus mengrogoti dahanmu, meski ayahku sudah membuangnya berkali-kali? Maafkan aku, ayahku sudah berusaha untuk mengusirnya, tapi benalu itu selalu tumbuh dan tumbuh lagi.

Apa kau marah ketika ada anak-anak yang memetik buahmu seenaknya? Maafkan aku, karena mereka membelimu dari ibuku.

Apa kau kesal saat aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah itu semua?

Kenapa kau memberi begitu banyak saat aku tidak bisa membalas sama banyaknya dengan pemberianmu?

Sekarang usiamu hampir lima tahun bukan? Kau termasuk kokoh untuk pohon serindang dan serimbun dirimu. Aku bersyukur kau sudah ada saat aku pindah kemari, berteman denganmu dan menjadikanmu pelarian yang nyaman untuk melepaskan hobiku akan membaca.

Aku harap, kau selalu ada untuk menawarkan kerimbunan kepada anakku kelak.

Saat ini ia berusia 16 bulan, dan aku yakin, saat usianya genap 3 tahun, ia akan menjadikanmu tempat bermainnya. Menjadikanmu sebagai tempat persembuyiannya kala ia ingin bermain kejar-kejaran denganku. Kau akan menjadi saksi, bahwa kehadiranmu sangatlah berarti bagiku.

Aku harap kau akan menjaganya sama seperti kau menjagaku.



Salam Sayang Pemilikmu
Neneng Lestari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Skincare] Krem Masker Bengkoang Mustika Ratu

KREM MASKER Bengkoang Bengkoang roots mask Membantu Kulit Tampak Cerah & Menyamarkan Noda Ekstrak umbi bengkoang, Akar Manis dan derivate Vitamin C dalam kandungan masker Bengkoang membantu kulit wajah menjadi terasa kencang, lebih lembut, lebih cerah dan menyamarkan noda hitam. ***
Annyeong!
Balik lagi dengan postingan masker. Aku sempat berhenti posting tentang masker yang aku pakai karena aku lagi betah pakai masker ovale bengkoang merek ovale, dan pernah aku review (baca disini). Pas banget stok masker di rumah udah menipis, akhirnya aku coba belanja di swalayan tempat dimana biasa aku beli masker.
Eh ternyata habis.
Dan penyakit malasku kumat. Yakni malas banget keliling-keliling swalayan Cuma demi cari sebungkus masker. Alhasil pas singgah di Indomaret, aku lihat masker bentuk pasta yang dikemas dalam bentuk tube.
Aku gak banyak mikir lagi pas ngelihat masker ini. Alasan pertama sih karena mereknya itu Mustika Ratu. Siapa coba yang gak kenal merek ini? Dari aku belum lahir, kaya…

[Review Skincare] Olay® White Radiance Night Whitening Cream

Untuk kulit tampak cerah dengan Olay® White RadianceTM Night Whitening Cream Membantu kulit perlahan-lahan tampak bersinar dengan 3 langkah: Merawat – Vitamin B3 memberi energi sel bagi kulit untuk membantu proses peremajaan kulit. Mencerahkan – Olay Whitening complex (Vitamin B3, Mulberry Extracts, Vitamin C) menyamarkan noda dan meratakan warna kulit saat Anda tidur. Menutrisi – Bermacam vitamin dan campuran bahan pelembab yang efesien untuk memperoleh tekstur yang terasa lebih lembut, tampak bersih bercahaya dan berseri-seri
Review
Aku sudah menggunakan produk Olay yang Night Cream 2x, dalam rentang waktu sekitar setengah tahun. Dan review ini saya buat setelah pesanan Olayku yang ke-2nyampe beberapa hari yang lalu. Setelah melihat hasilnya aku pengen berbagi cerita tentang produk satu ini.
Produk ini adalah rangkaian dari cream cleanser yang pernah aku review: Olay® White Radiance Cream Cleanser
Mulai dari efeknya dulu ya.
Setelah pemakaian setengah tahun, nampak perubahan signifikan sam…

[Review Skincare] Latulip Acne Total Care Lotion (Series for Acne Prone Skine)

Lotion khusus untuk perawatan kulit berjerawat. Mengandung bahan bio-aktif Terinen-4-ol yang berfungsi sebagai anti-mikroba, Sulfur yang berfungsi sebagai antiseptik ringan, dan Salicylic Acid yang berfungsi sebagai keratolitik. Oleskan secara tipis dan merata pada seluruh kulit wajah. Hindarkan pemakaian pada sekitar mata dan mulut. Sebaiknya dipakai dua jam sebelum tidur malam dan biarkan sampai esok hari. Kocok dahulu sebelum dipakai.
Sebenarnya aku udah lama banget pake produk ini. Sekitar 4 tahunan, mungkin ini tahun kelima aku betah pakai produk ini. Dan awal perkenalan dengan produk ini ketika aku benar-benar putus asa melihat kulit wajahku yang rusak karena jerawat meradang.
Aku gak main-main ketika mengatakan wajahku mengerikan sekali saat itu. Jerawat yang tumbuh di pipi membuat aku kehilangan percaya diri. Untuk menatap lawan bicaraku saja, aku gak berani. Aku bahkan gak berani memposting foto yang sempat aku ambil bersama teman-temanku. Hanya berani menyimpan dalam folder di…