Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

[Beauty] Review Lipstik La Tulipe "Beach Coral"

Aku gak niat beli lipstik ini.
Sumpah!
Soalnya target aku itu, mau beli lisptik yang bentuknya kayak lip glos itu. Merek Maybeline kalau gak salah. Dan aku udah siapkan bugdet buat lipstik tersebut. Karena setahu aku harganya lumayan, sampe 100an juga.
Sampai di toko kosmetik, eh ternyata counter Maybeline tutup.
Karena udah datang kesitu, akhirnya aku jadi sasaran mba-mba SPG disitu yang pertamanya nanya kenapa aku mau ke counter Maybeline. Dengan polosnya aku jawab, karena pengen cari lipstik.
Eh ternyata kepolosan aku itu membawa dampak yang tidak disangka-sangka. Langsung aja si Mba SPG Latulipe─ngelihat di seragamnya ada simbol Latulipe─ nyerocos mereka punya lipstik baru juga.

[Review Skincare] Krem Masker Bengkoang Mustika Ratu

KREM MASKER Bengkoang Bengkoang roots mask Membantu Kulit Tampak Cerah & Menyamarkan Noda Ekstrak umbi bengkoang, Akar Manis dan derivate Vitamin C dalam kandungan masker Bengkoang membantu kulit wajah menjadi terasa kencang, lebih lembut, lebih cerah dan menyamarkan noda hitam. ***
Annyeong!
Balik lagi dengan postingan masker. Aku sempat berhenti posting tentang masker yang aku pakai karena aku lagi betah pakai masker ovale bengkoang merek ovale, dan pernah aku review (baca disini). Pas banget stok masker di rumah udah menipis, akhirnya aku coba belanja di swalayan tempat dimana biasa aku beli masker.
Eh ternyata habis.
Dan penyakit malasku kumat. Yakni malas banget keliling-keliling swalayan Cuma demi cari sebungkus masker. Alhasil pas singgah di Indomaret, aku lihat masker bentuk pasta yang dikemas dalam bentuk tube.
Aku gak banyak mikir lagi pas ngelihat masker ini. Alasan pertama sih karena mereknya itu Mustika Ratu. Siapa coba yang gak kenal merek ini? Dari aku belum lahir, kaya…

[Celoteh] Banjir Kiriman di Meulaboh Bikin Hati Dag Dig Dug

Ini tahun ke-2 aku tinggal di kota kecil Meulaboh. Dan ini tahun ke-2 juga aku di buat dag dig dug ketika musim hujan tiba.
Pasalnya, Meulaboh ternyata cepat sekali banjir kalau hujan turun. Bahkan di tengah kota pun bisa digenangi air, meski hujan (dengan intesitas deras) hanya selama 2 jam.
Syukurnya, aku tinggal di daerah Kampung Mesjid Tuha yang agak “aman” dari situasi banjir. Bahkan tahun pertama aku pindah ke Meulaboh, hujan deras mengguyur Meulaboh selama 3 hari 2 malam, tapi Kampungku masih aman-aman aja. Cuma yah becek gak bisa dihindari. Halaman juga tergenang air. Cuma di beberapa kampung di kecamatan lain, rumah-rumah penduduk ada yang tenggelam.
Itu menyedihkan banget ....
Bahkan jalan-jalan yang menghubungkan ke luar kota, beberapa ada yang putus total. Suamiku sempat kejebak gak bisa pulang saat itu. Maklum, suami kerja agak jauh. Sekitar 2 jam perjalanan menggunakan mobil.
Tapi tahun ini jantungku berdebar lebih kencang.
Tanggal 12 desember 2015 beberapa kampung tetang…

[KPOP] JJCC Comeback "Insomia"

Dari sekian lagu mereka, ini yang paling aku favoritkan.  Super ngena di hati ^^

Yee JJCC kambek dan kali ini dengan lagu yang rada mellow tapi super asik buat di dengerin.
Eh btw, kok tumben aku jadi perhatian sama JJCC yang kambek? Apa karena mereka besutan Jackie Chan makanya aku jadi perhatian?
Hah... bukan itu. Sama sekali bukan itu.
Aku tertarik sama kambek mereka karena gak sengaja lihat teaser mereka yang terbaru, yang judulnya Insomia. Teasernya sih sudah tau pasti mellow banget lagunya, tapi lumayan enak di dengar. Jadi pas udah rilis MV-nya, lagunya memang asik buat didengerin. Aku langsung suka sama lagunya. Mana lagi perfomance mereka yang terkesan seksi dengan balutan jas hitam dengan dance yang sangat mencerminkan isi lagu tersebut.
Tapi aku agak terlalu kasihan sama JJCC ...

[Flashiction] Tak Usah Kau Kembali

Ketika kamu berjanji untuk selalu bersamaku, aku percaya. Ketika kamu berjanji untuk menjagaku, aku bahagia. Ketika kamu berjanji untuk setia, aku menunggu. Dan saat kamu memutuskan untuk pergi, aku tetap percaya bahwa kamu akan kembali.
Aku percaya dan kepercayaan inilah yang membuat aku mampu melewati hari demi hari hingga tahun berganti tidak kusadari.
10 tahun berlalu.
Janji yang kamu ucapkan meluntur dari ingatanku. Tergerus oleh sang waktu. Seandainya waktu bukanlah obat yang tepat untuk mengobati lukaku, maka kehadiran orang lainlah yang telah memberi kehidupan baru bagiku. Memberiku arti untuk mengabdi kepada cinta yang mencintaiku. Memberiku kesempatan untuk tersenyum. Memberiku kesempatan untuk melupakanmu.
Tapi benarkah aku bisa melupakanmu?
Saat kamu kembali, dan aku sudah memiliki pujaan hati.
Saat kamu kembali, aku tidak bisa menjadi milikmu lagi.
Saat kamu kembali, hatiku sudah terobati.
Meski begitu, bekas lukanya tidak pernah hilang. Bekas luka itu kamu usap dengan per…