Langsung ke konten utama

[Review Skincare] Krem Masker Bengkoang Mustika Ratu


KREM MASKER
Bengkoang
Bengkoang roots mask
Membantu Kulit Tampak Cerah & Menyamarkan Noda
Ekstrak umbi bengkoang, Akar Manis dan derivate Vitamin C dalam kandungan masker Bengkoang membantu kulit wajah menjadi terasa kencang, lebih lembut, lebih cerah dan menyamarkan noda hitam.
***

Annyeong!

Balik lagi dengan postingan masker. Aku sempat berhenti posting tentang masker yang aku pakai karena aku lagi betah pakai masker ovale bengkoang merek ovale, dan pernah aku review (baca disini). Pas banget stok masker di rumah udah menipis, akhirnya aku coba belanja di swalayan tempat dimana biasa aku beli masker.

Eh ternyata habis.

Dan penyakit malasku kumat. Yakni malas banget keliling-keliling swalayan Cuma demi cari sebungkus masker. Alhasil pas singgah di Indomaret, aku lihat masker bentuk pasta yang dikemas dalam bentuk tube.

Aku gak banyak mikir lagi pas ngelihat masker ini. Alasan pertama sih karena mereknya itu Mustika Ratu. Siapa coba yang gak kenal merek ini? Dari aku belum lahir, kayaknya udah ada merek ini. Belum lagi brand ini cukup terkenal di Indonesia. Cukup bersainglah di tengah-tengah muncul brand kosmetik yang baru.

Alasan kedua, ini udah pernah aku bahas juga di postingan masker sebelumnya. Yaitu bentuknya yang pasta dan dikemas dalam tube. Kalau dulu pernah aku tulis tentang masker pasta Ovale yang dikemas sachet gak efektif, karena belum tentu habis sekali pakai. Nah kalau dengan tube gini, mau berapa kali pakai pun tetap aman buat kita simpan. Jadi yah efektif dan efesien lah menurut aku.


Cara pakai juga gampang. Gak perlu di tambah air mawar atau segala macamnya. Tinggal pencet dan usapkan diseluruh wajah. Tunggu kering dan bilas sampai bersih.

Yah meski banyak hal yang aku suka dari masker ini, tapi ada beberapa hal yang berbeda dengan masker bentuk pasta Ovale dan masker bubuk.

Terkstur masker bengkong Mustika Ratu lembut dan wanginya pun gak menyengat. Malah wanginya seperti samar-samar gitu. Tapi isinya terlalu lembek menurut aku, hampir menyerupai krem malamku yang biasa aku pakai. Jadi pas usap ke wajah, kesannya tipis banget. Harus kita ulang berkali-kali agar terlihat tebal dan menutupi wajah dengan sempurna. 

Ini terksturnya agak lebih cair dari masker pasta ovale

Kalau biasanya masker bubuk, pas di oleskan ke wajah. Itu pasti wajah terasa kaku dan gak bisa gerak-gerak kan? Jangankan buat gerak, senyum aja langsung pecah maskernya. Nah kalau masker ini, SAMA SEKALI GAK KERING. Dan saat aku pegang, masker ini tetap terasa lembab meski udah 10 menit lebih aku pakai. Malah kalau aku berkeringat, masker ini bisa meleleh sendiri.

Awalnya sih agak aneh ya rasanya, tapi lama-kelamaan aku jadi suka sensasi lembabnya itu. Bikin kulit gak terasa kering. Jadi pas di bilas pun lebih gampang bersih dan hasilnya pun kulit lebih lembut.

Trus, kalau biasanya pakai masker merek lama setelah bilas kulit terasa kaku dan kering, nah ini gak terasa sama sekali. Mungkin untuk tipe kulit kering, aku rasa cocok pakai masker ini.

Tapi bukan berarti kulit berminyak gak cocok. Karena tipe kulitku juga berminyak dan berjerawat (Sekali-kali aja ^^) aman-aman aja tu selama pemakaian. Pas tulisan ini aku posting, aku udah pakai masker ini selama sebulan dengan aturan pakai seminggu 2x. Kulit aku juga gak bermasalah.

Yang mencolok dari masker ini adalah sensasi lembut setelah kulit di bilas. Itu terasa banget halusnya ... dan aku suka juga kulit gak terasa kering saat di bilas.


Untuk efek lain, seperti mencerahkan atau menyamarkan noda, aku gak terlalu perhatian. Karena tujuan aku pakai masker memang untuk merawat kekencangan kulit. Kalau untuk urusan mencerahkan aku udah pakai krim pencerah.

So, kalau ada di antara kalian yang niat pakai masker ada yang sama kayak aku, aku rasa masker Mustika Ratu ini patut di coba. Aku mungkin bakalan betah pakai masker ini, soalnya bentuk tube nya itu efektif untuk penyimpanan jangka lama.

Sampai jumpa di review selanjutnya ^^


Komentar

  1. Cream pencerap apa yang kakak pake :v mau ikutan jugak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu pakai masker ini saya pakai Wardah Lightening Series. Tapi sekarang udah beralih ke Wardah Renew You Anti Aging. Supaya awet muda hehe

      Hapus
  2. Halo , salam kenal kak. Samaa kak aku juga pake Wardah lightening seris. Trus coba pake masker mustika ratu juga. Thank you review-nya kak

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan kesanmu ketika berkunjung

Postingan populer dari blog ini

[Review Skincare] Olay® White Radiance Night Whitening Cream

Untuk kulit tampak cerah dengan Olay® White RadianceTM Night Whitening Cream Membantu kulit perlahan-lahan tampak bersinar dengan 3 langkah: Merawat – Vitamin B3 memberi energi sel bagi kulit untuk membantu proses peremajaan kulit. Mencerahkan – Olay Whitening complex (Vitamin B3, Mulberry Extracts, Vitamin C) menyamarkan noda dan meratakan warna kulit saat Anda tidur. Menutrisi – Bermacam vitamin dan campuran bahan pelembab yang efesien untuk memperoleh tekstur yang terasa lebih lembut, tampak bersih bercahaya dan berseri-seri
Review
Aku sudah menggunakan produk Olay yang Night Cream 2x, dalam rentang waktu sekitar setengah tahun. Dan review ini saya buat setelah pesanan Olayku yang ke-2nyampe beberapa hari yang lalu. Setelah melihat hasilnya aku pengen berbagi cerita tentang produk satu ini.
Produk ini adalah rangkaian dari cream cleanser yang pernah aku review: Olay® White Radiance Cream Cleanser
Mulai dari efeknya dulu ya.
Setelah pemakaian setengah tahun, nampak perubahan signifikan sam…

[SINOPSIS] Winter In Tokyo - Ilana Tan

Judul : Winter In Tokyo Pengarang : Ilana Tan  Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2011 (Cetakan keenam belas) Jumlah Halaman : 313
Ishida Keiko adalah gadis manis blasteran Jepang-Indonesia dan pekerjaannya sehari-hari adalah sebagai pegawai perpustakaan umum di Shinjuku. Keiko tinggal di apartemen sederhana dua tingkat yang terletak di pinggir kota Tokyo dan setiap lantainya memilki dua apatemen yang saling berhadapan. Keiko sendiri menempati apartemen dengan nomor 202 dilantai dua. Di lantai dua tidak ada penghuni lain selain Keiko, sudah lima tahun penghuni apartemen di seberang apartemen Keiko pindah ke Kota Paris. Sampai suatu hari ada penyewa baru yang menempati apartemen dengan nomor 201, yang tepat berseberangan dengan apartemen Keiko. Dia adalah pemuda bernama Nishimura Kazuto. Kazuto adalah pria keturunan Jepang yang sudah lama tinggal di New York, ia juga merupakan seorang fotografer terkenal di New York. Alasan kepulangannya ke Jepang untuk mengobati sakit hatinya…